Heaven!

Heaven!

Tuesday, May 7, 2019

Shirakawa-go!


Sejak awal mencanangkan rencana ke Jepang, aku udah masukin Shirakawa-go dalam itinerary yang tidak dapat diganggu gugat. Setelah browsing sana-sini, aku memutuskan untuk daytrip aja ke sana dari Takayama.

Lah, kenapa ga nginep di sana sekalian? Ribet amat nginepnya di Takayama lalu daytrip doang ke Shirakawa-go?

Iya, ada aja yang nanya begitu.

Trus kenapa sis?

Karena penginapan di Shirakawa-go yang mendekati standar yang kuinginkan mostly lebih mahal daripada di Takayama. Wahahaha ya monmaap nasib kelas menengah ujung-ujungnya kepentok budget :p


Jadi bagi kalian-kalian sobatmisqueenku yang pengen ke Shirakawa-go tapi jiper ngeliat ryokan nya, tenaaangg.. gampang banget kok dan sangat memungkinkan ya kalau mau daytrip aja ke sana. Lagipula aku sih merasa kemarin udah cukup ideal bagi kondisi ku dan keluarga untuk memutuskan nginepnya di Takayama aja. Again, kondisi tiap orang beda-beda ya.

Sunday, January 20, 2019

Takayama Ryokan Experience


Takayama merupakan salah satu highlight saya saat liburan ke Jepang kemarin. Selain karena tempatnya yang memang desa banget, saya juga ngga sabar untuk ngerasain nginep di Ryokan.

Bagi yang belum tau, Ryokan adalah penginapan dengan arsitektur dan service khas Jepang. Kalau suka nonton doraemon, nah kamar nya bisa dibilang mirip kamar nobita ya. Lantai nya beralas tatami, dengan pintu geser, trus kita bobo nya di futon.

view from our room
Ryokan ini banyak tersebar di Jepang, dari mulai yang kelas murah meriah sampai yang luxury belasan juta semalemnya. Masing-masing ryokan pun biasanya ada daya tariknya sendiri, misal di daerah pegunungan yang menawarkan pengalaman onsen, dll.

Kesan Jepang pun makin terasa karena selama menginap di Ryokan, kita para tamu akan diberikan yukata untuk dipakai selama di Ryokan dan samue untuk dipakai pas bobo. Selain itu, service Ryokan juga umumnya udah include breakfast dan makan malam. Ya bisa aja sih kita pilih tanpa sarapan atau makan malam. Tapi saran saya, ambil aja paket yang plus breakfast dan makan malam karena makanan yang disajikan di Ryokan biasanya yang khas Jepang banget. Plus kalau menginap di Takayama, yang mana daerahnya masih desa yang sepi gitu, jam 5 sore kebanyakan toko dan resto udah pada tutup, jadi kalau makan malam udah include di Ryokan , kita ga perlu pusing cari makan lagi (kecuali mau balik ke 7eleven lagi).

Japan Trip: Arashiyama Kyoto


Setelah kemarin capek seharian ngider Fushimi Inari dan Kiyomizudera, hari ini kami kembali daytrip ke Kyoto. Kali ini ke Arashiyama Bamboo Forest di belahan utara Kyoto. Kami berangkat sekitar jam 7.30 pagi dari apartment di Osaka, nyampe di Arashiyama sekitar jam 9. 


KESIANGAN YA. 

Sampe sana udah penuh orang. Duh dari stasiun Kyoto aja di kereta udah umpel-umpelan. Berasa semua orang mau ke Arashiyama.

Stasiun terdekat ke Arashiyama adalah Saga Arashiyama. Bisa dicapai dengan JR Train dari Osaka station, transit di Kyoto Station. Nyampe stasiun, kami disambut dengan banyak abang-abang becak nan ganteng. Iya, di sini kita bisa nyewa becak untuk keliling bamboo forest nya. Becaknya model becak kaisar gitu, ditarik sama abang becaknya sambil jalan atau bahkan lari. Waw sakti sekali ya. Apa gak berat?