Ahsek. Udah macem artikel majalah
banget gak sih judulnya?
Jadi di tulisan kali ini, saya ingin
berbagi beberapa hal yang mungkin perlu mommies perhatikan sebelum mengajak si
kecil jalan-jalan ke Jepang. Let me tell you first, Jepang itu sangat baby
friendly. Yep, para orangtua ngga perlu khawatir kesulitan membawa si kecil ke
Jepang, ke tempat yang agak mblusuk sekalipun, karena infrastrukturnya udah ok
(at least dibanding Indonesia or Negara berkembang lainnya ya).
Tips-tips yang akan saya tulis ini
berdasarkan pengalaman pribadi saya waktu membawa zapzap usia 2 tahun ya. Jadi
untuk yang anaknya masih bayi banget atau udah gede, mungkin ga semua tips jadi
relevan.
Nah, ini dy beberapa hal yang bisa
menjadi catatan:
1. Bring
a good stroller AND a good baby carrier
Bawa stroller pliiss karena kecuali
kalian keturunan sultan yang bisa kemana-mana naik mobil pribadi atau taxi di
Jepang, jalan kaki or naik bus or naik train pasti menjadi opsi kalian. A good
stroller will help you a lot. Tenang, fasilitas pejalan kaki di Jepang itu
sangat nyaman ya. Trotoar lebaar, mulus, rambu-rambu jelas. Even di jalan yang
agak sempit atau di pedesaan sekalipun, kita akan merasa aman karena yah
pengendara kendaraan di sini sangat tertib.
Pilih stroller yang bisa full recline
supaya anak bisa boboan. Poin yang paling penting dalam menentukan pilihan
stroller adalah yang ringan dan MUDAH dibuka-dilipet. Pada saat ke Jepang, saya
bawa GB Pockit Plus. Ya, dy ringan. Gak full recline sih cuman cukup nyaman
untuk bobo siang. TAPI RIBET BANGET BUKA-TUTUPNYA.
Saya pun jadi mengamati, para
mamah-mamah di Jepang HAMPIR SEMUA (Iya, saking jarangnya saya lihat yang
nggak) pake stroller Aprica. Bahkan host airbnb saya di Tokyo pun minjemin saya
stroller, Aprica juga ofkors. Kayanya itu pilihan nomor wahid untuk mamah mamah
Jepang.
